IndoInsight.com –
Sedikitnya 26 paus pilot sirip panjang mati setelah terdampar massal di Australia Barat. Insiden ini melibatkan sekitar 160 paus yang terjebak di perairan dangkal Teluk Geographe, dekat Dunsborough.
Penyebab pasti mengapa paus-paus ini terdampar masih belum diketahui. Namun, para ahli menduga bahwa sifat sosial yang tinggi pada paus pilot membuat mereka cenderung mengikuti anggota kelompoknya yang lain yang sedang dalam bahaya, sehingga semuanya ikut terdampar.
Para petugas penyelamat satwa liar bersama warga sekitar bahu membahu untuk menyelamatkan paus-paus tersebut. Meskipun puluhan paus berhasil diselamatkan, upaya tersebut tidak bisa menyelamatkan semuanya.
Peristiwa terdamparnya paus pilot secara massal ini bukanlah yang pertama di Australia Barat. Pada bulan Juli 2023, sedikitnya 90 paus mati terdampar di Pantai Cheynes. Insiden terdampar massal terbesar di Australia Barat terjadi pada tahun 1996 di Dunsborough, yang melibatkan 320 paus pilot sirip panjang. Saat itu, petugas berhasil menyelamatkan semua kecuali 20 ekor paus dan mengembalikan mereka ke laut lepas.
Pihak berwenang menghimbau masyarakat untuk tidak mencoba menyelamatkan paus tanpa arahan dari ahli. Hal tersebut dikhawatirkan justru dapat melukai paus lebih lanjut, mengganggu upaya penyelamatan terkoordinir, atau bahkan membahayakan keselamatan manusia itu sendiri.